Sabtu, 15 Agustus 2009

100 kesunahannya shalat dlm madzhab syafi'i

Assalamu'alaikum wr.wb.
Sesungguhnya shalat itu adalah tiang agama.Para ulama Ahli fiqih telah menghimpun kesunnahan2 shalat itu hingga mencapai 1000 kesunnahan shalat.Adapun di bawah ini adalah 100 kesunnahan dari kesunnahan2nya shalat yg ada di dalam madzhab al-imam syafi'i ra.semoga risalah ini dapat bermanfaat bagi diriku dan seluruh teman2 fb yg tergabung di dlm grup ini.
Kesunnahan2 shalat itu terbagi menjadi 3 bagian:1.kesunnahan sebelum shalat.2.kesunnahan di dlm shalat.3.kesunnahan setelah shalat.

I.KESUNNAHAN SEBELUM SHALAT:
1. Bersemangat di dlm mengerjakan shalat.
2.mengerjakan shalat di awal waktu.
3.tekun/berantusias mengerjakan shalat dgn berjamaah.
4.mengerjakan shalat di masjid.
5.datang ke masjid sebelum adzan berkumandang.
6.memperbaharui wudlu setiap ingin melakukan shalat 5 waktu(ini berlaku bagi orang yg sebelum adzan berkumandang dia sdh punya wudlu,ketika adzan berkumandang,maka disunnahkan baginya memperbaharui wudlunya alias wudlu lagi).
7.hendaknya mengerjakan shalat sunnah rawatib qobliyyah.
8.menunggu/menanti datangnya waktu shalat 5 waktu yg berikutnya.
9.kumandang adzan(merupakan fardlu kifayah,apabila disuatu kampung sdh ada 1 orang yg adzan maka gugurlah kewajiban orang sekampung di dlm mengumandangkan adzan).
10.iqomat.
11.meluruskan badan disaat berdiri utk shalat.
12.memberi jarak/merenggangkan antara telapak kaki yang kiri dgn yg kanan dgn jarak sejengkal.
13.pandangan mata fokus ke arah tempat sujud.
14.sedikit menundukkan kepala.
15.bersiwak dgn kayu siwak.
16.memakai penutup kepala (utk laki2 menggunakan kopiyah+imamah sedangkan perempuan memakai penutup kepala khusus perempuan agar rambutnya tdk berkeliaran kemana2).
17.membaca kalimat ta'awaudz:((Robbi a'udzu bika min Hamazatisy-syayathieni wa a'udzu bika robbi an yahdlurun)).
18.membaca surat annas.

II.KESUNNAHAN2 YG ADA KETIKA/DI DLM SHALAT.
19.mengucapkan lafadz niat sebelum takbiratul ihram(klo yg wajibnya baca niat itu di dlm hati ketika huruf alif dari lafadz Allah terucap oleh lisan kita dan batasan hrs sdh selesai membaca niat di dlm hati itu sampai ketika huruf ro dari lafadz akbar terucap,klo ketika waktu tsb kita tdk baca niat shalat di dlm hati maka di dlm madzhab syafi'i shlata kita tdk sah).
20.mengangkat kedua tangan bersamaan dgn mengucapkan takbiratul-ihram.
21.menjadikan telapak tangan dalam keadaan tersingkap/tdk ada sesuatu yg menutupinya seperti sarung tangan dllnya).
22.menghadapkan telapak tangan ke arah kiblat/ka'bah ketika sdng diangkat.
23.merenggangkan jari-jemari tangan ketika mengangkat tangan di dlm bertakbir.
24.menghadirkan hati di dlm shalat menyadari dirinya sedang berhadapan dgn Allah Sang Pencipta serta khusyu' ketika shalat.
25.membaca doa iftitah.
26.diam sejenak diantara takbiratul ihram dan doa iftitah,diamnya seukuran orang mengucapkan kalimat "subhanallah"/kira-kira 2 detik.
27.membaca kalimat ta'awudz:afdlolnya:A'udzu billaHi minasysyaithonirrajiem atau boleh juga dgn membaca:A'udzu billaHissamie'il-'Aliem minasysyaithonirrajiem min HamaziHi wa nafakhiHi wa nafatsiHi.
28.Diam sejenak antara doa iftitah dan kalimat ta'awudz.
29.Diam sejenak antara ta'awudz dan al-fatihah.
30.mengucapkan "Amien".
31.bagi makmum disunnahkan membarengi amiennya imam.
32.Diam sejenak antara al-fatihah dan amien.
33.hendaknya mengucapkan doa setelah kalimat ayat terakhir alfatihah(setelah waladl-dloollien):""Rabbig
hfir lii wa liwalidayya wa jami'il muslimien"".
34.Diam sejenak antara amien dan membaca surat.
35.membaca beberapa ayat dari alqur'an(minimal 3 ayat) afdlolnya satu surat lengkap.
36.makmum mendengarkan dgn baik bacaan imamnya(ketika makmum slesai membaca doa iftitah,maka makmum mendengarkan/menyimak bacaan alfatihah imam,sedangkan setelah makmum selesai membaca alfatihah maka makmum mendengarkan bacaaan surat/ayat2 yg dibaca imamnya).
37.mentadabbur/merenungi dan menghayati makna2 bacaan yg dibacanya.
38.membacanya dgn pelan2/tdk terburu-buru.
39.membacanya dgn tartil/tepat makhroj alhuruf dan hukum2 tajwidnya.
40.memohon rahmat kpd Allah ketika membaca/mendengar ayat2 yg terkandung di dlmnya tentang rahmat Allah dgn membaca contohnya:Robbighfir warham wa anta khoirur-Rahimien atau bisa juga dgn membaca :Allahumma adkhilna fi rohmatik,& memohon perlindungan kpd allah ketika membaca atau mendengar ayat2 yg mengandung tentang siksaan2 Allah dgn membaca doa:Allahumma ajirna minan-nar.
41.Memisahkan antara bacaan surat dan rukuk dgn diam sejenak seukuran 2detik.
42.bertakbir untuk melakukan rukuk.
43.mengangkat kedua tangan ketika bertakbir utk rukuk.
44.memulai mengangkat kedua tangannya yg mana masih dalam kondisi berdiri(jgn mengangkat kedua tangan dalam keaadaan sdh membungkukkan badan).
45.meluruskan tulang belakangnya ketika rukuk.
46.meluruskan tulang lehernya ketika rukuk.
47.menjadikan kepala,tulang belakangnya dan lehernya dalam kondisi sama/lurus seperti 1 papan yg lurus.
48.membaca tasbih di dlm rukuk:subhana rabbiyal-'azhiemi wa bihamdiH(1x),namun afdlolnya dibaca(3x).
49.membaca tasbih tersebut sebanyak (5x)/(7x)/(9x)/(11x) apabila dalam keadaan shalatnya sebagai munfarid(shalat sendiri) atau imam.
50.mengangkat kedua tangannya ketika i'tidal,yg mana pada saat mengangkat kedua tangan tsb berbarengan dgn permulaan mengangkat kepala,dan terus mengangkat kedua tangan sampai sempurna keposisi berdiri tegak/i'tidalnya selesai.
51.janganlah menaruh tangan ditaruh disebelah tubuh bagian samping tubuh setelah i'tidal(maksudnya tangannya disedekapkan dibawah dada,diatas pusat,jika memang ditaruh disamping tubuhnya maka tdk apa2)
52.membaca kalimat:sami'allaHu liman hamidaH.
53.ketika badan telah lurus dari melakukan i'tidal maka hendaknya mambaca:Robbana lakal-hamdu mil-ussamawati wa mil-ul ardli wa mil-ul ma syi'ta min syai-in ba'du(bila menginginkan,maka ditambah dgn doa yg telah disebutkan di dlm hadits nabi saw).
54.membaca doa qunut dirakaat terakhir di dlm shalat shubuh.
55.mengangkat kedua tangan ketika berdoa qunut.
56.kedua telapak tangan harus tersingkap(tdk tertutup oleh lengan baju yg panjang atau tdk boleh pakai sarung tangan).
57.menghadapkan kedua perut tangan/telapak tangan ke arah langit.
58.pandangan mata fokus ke arah kedua telapak tangan jika telapak tangan yg kiri dan kanan dirapatkan,tapi jika kedua telapak tangannya direnggangkan maka sunnahnya menjadikan pandangannya fokus ke arah tempat sujudnya.
59.bagi imam hendaknya membaca doa qunutnya dgn jahr/terang2an/agak keras.
60.makmum mengaminkan doa qunut yg dibacakan imam,kecuali pada kalimat pujian kpd allah,maka makmum membaca sendiri2 kalimat tsb.
61.membca doa qunut nazilah dirakaat terakhir seluruh shalat 5 waktu(doa qunut yg dicontohkan oleh rasulullah saw yg isinya adalah doa2 utk urusan kemashlatan kaum muslimin yg mana pada saat ketika ada musibah atau peristiwa penting bagi kaum muslimin,seperti doa qunut nazilah utk keselamatan saudara2 kita dipalestina dllnya).
62.bertakbir utk melakukan sujud.
63.mengucapkan takbirnya ketika badan sdh mulai turun utk sujud.
64.permulaan sujudnya adalah menaruh hiudng dan jidad.
65.menjadikan jidad tersingkap/tdk boleh ada sesuatupun yg menutupi jidad ketika sujud baik itu berupa rambut atau peci yg menutupi jidad.
66.hendaknya menaruh hidung dan jidad itu berbarengan ketika ditaruh ditempat sujud.
67.mempehatikan tata tertib urutan menaruh tujuh anggota sujud:pertama2 ketika sujud itu menaruh kedua lutut ke tempat sujud,lalu kedua telapak tangan,lalu hidung dan jidad secara bersamaan.
68.mjembaca tasbih didlm sujud:subhana rabbiyal-a'la wa bihamdiH.
69.menyingkap/membuka kedua telapak kaki bagi laki2,sedangkan perempuan wajib menutup telapak kakinya krn aurat.
70.ketika sujud hrs mengeluarkan kaki dari ujung pakaian sarung/celana panjang(jgn sampai kakinya sujud beralaskan pakaian yg dikenakan/yg sdng dipakainya).
71.bertakbir utk pindah melakukan duduk diantara dua sujud.
72.Duduk iftirosy ketika duduk diantara dua sujud.
73.menaruh tangannya diatas pahanya.
74.ketika posisinya sdh benar2 lurus duduknya,maka disunnahkan membaca:Robbighfir lii warhamnii wajburnii warfa'nii warzuqnii waHdinii wa 'afinii wa'fu'anii.
75.ketika sebelum bangun utk kerakaat berikutnya,maka disunnahkan utk duduk istirahat.
76.pada saat duduk istirahat,disunnahkan posisi duduknya dgn duduk iftirosy.
77.ketika hendak bangun kerakaat berikutnya,disunnahkan agar bertongkat/bersandar dgn kedua tangannya.
78. ketika bertongkat dgn tangannya,hendaknya telapak tangannya terbuka jangan dalam keadaan menggenggan/mengepal.
79.harus berbarengan kedua kakinya ketika bangun(jgn samapai kaki kiri lebih dulu bangun ataupun sebaliknya).
80.bertakbir utk bangun melanjutkan rakaat berikutnya.
81.kesunnahan yg lain yaitu duduk di dlm melakukan tasyahud awal.
82.mengangkat kedua tangan ketika bertakbir disaat bangun dadri tasyahud awal?utk ke rakaat ke-tiga.
83.mengangkat jari telunjuk ketika mengucap :(illallaH) di dlm tasyahud akhir.
84.sujud sahwi ketika meninggalkan sesuatu yg diperintahkan didlm shalat atau sesuatu yg dilarang dikerjakan didlm shalat krn lupa.
85.duduk iftirosy diantara dua sujud sahwi.
86.duduk tawaruk ketika telah selesai mengerjakan dua kali sujud sahwi.
87.mengucapkan salam yg ke kiri itu sunnah hukumnya sedangkan mengucapkan salam yg ke kanan itu hukumnya wajib,maka jika ketika sdh mengucapkan salam ke kanan,namun tiba2 buang angin,maka telah sah shalatnya dan tdk perlu salam ke kiri lagi krn sdh batal wudlunya krn sebab buang angin,klo tetap nekat salam ke kiri dlm keadaan tsb maka berdosalah ia.
88. tertib diantara dua kalimat salam(salam ke kanan dulu baru salam kekiri,jgnlah terbalik).
89.berniat pada saat telah mengucapkan assalamu'alaikum disalam yg pertama/yg ke kanan dgn niat keluar dari shalat.(ingat jgn sampai niat tersebut terucap didlm hati sebelum kita selesai mengucapkan huruf mim dari kalimat:assalamu'alaikum,k
rn klo sebelum ucapan assalamu'alaikum sdh menghadirkan niat tsb,maka batallah shalatnya,krn salah satu hal yg membatalkan shalat adalah berniat keluar dari shalat).
90.membarengi niat keluar salat setelah kalimat assalamu'alaikum.
91.berniat pula ketika mengucapkan salam di salam yg pertama diniatkan utk salam kpd orang yg ada disebelah kanannyadan juga utk para malaikat dan orang2 mukmin baik dari kalangan manusia maupun jin.
92.menghabiskan pengucapan salam sesuai dgn penghabisannya pergerakan badan menengok ke arah kanan/kiri.
93.memulai pergerakkan menengok ke kanan atau pun kekiri dgn diawali ketika telah mengucapkan huruf mim dari kata 'alaikum.

III.KESUNNAHAN2 SETELAH SHALAT.
94.Bagi makmum yg shalatnya berada di posisi bagian kanannya imam,maka ketika salam yg kedua/yg ke kiri,hendaknya ia berniat dgn salamnya itu utk menjawab salamnya imam.
95.membaca doa2 dan dzikir2 setelah shalat yg telah diajarkan oleh Rasulullah saw.
96.jgn memandang ke arah langit ketika berdoa.
97.mengusap wajah dgn tangan ketika selesai membaca doa.
98.imam atau makmum pergi meninggalkantempat shalat setelah menyelesaikan seluruh rangkaian dzikir2 dan doa setelah shalat.
99.sedangkan makmum disunnahkan agar tetap ditempat shalatnya hingga imam berdiri dari tempat shalatnya.
100.menjaga shalat rawatib yaitu shalat ba'diyyah,kecuali ba'diyyah shubuh dan maghrib krn memang tdk ada shalat sunnah rawatib setelah waktu tersebut.

Bagi teman2 fb yg berfahamkan dgn madzhab selain imam syafi'i maka hendaklah mengamalkannya dgn sebaik2nya asalkan jangan sampai campur2 madzhab utk mencari yg enak2nya saja,krn hal tsb tdk diperbolehkan.semua madzhab yg empat itu (madzhab,hanafi,maliki,syafi'i dan hambali) adalah benar dan diridloi oleh allah ta'ala,jgn kita saling hina menghina krn adanya perbedaan di dlm hal furu'iyyah/cabang2 syariat.orang yg shalat dgn qunut maka betul,yang shalat shubuh tanpa qunut selama ia bukan menganut madzhab imam syafi'i maka shalatnya betul.yang salah itu adalah yg kagak shalat shubuh.jgn kita membuat musuh2 islam tertawa krn kita hanya sibuk berdebat masalah hal yg sepele.kecuali perbedaannya menyangkut aqidah,seperti orang2 ahmadiyah dllnya.semoga allah senantiasa memberikan hidayah dan taufikNya agar kita selalu berjalan di jalan2 yg Diridloi-Nya sehingga kita bisa selamat di dunia dan di akherat.jgnlah kamu semua meninggalkan perahu keselamatan yg dpt mengantarkan kita ke tempat tujuan yg hakiki negeri yg penuh kenikmatan yg kenikmatannya kian bertambah tiap detiknya.apakah perahu keselamatan yg hrs kita naiki di akhir zaman ini???perahu keselamatan itu adalah duduk di majelisnya para ulama yg dapat dipertanggung jawabkan keilmuannya di hadapan allah dan rasulNya.Sesuai sabda Nabi tercinta kita Muhammad saw: Hum qoumun laa yasyqo biHim jalisuHum((mereka adalah suatu kaum yg tdk akan pernah celaka orang2 yg senantiasa duduk2 bersama mereka))Wassalamu'alaikum wr.wb.

Kiriman Abu Hanifah

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar